Postingan

Sifat Alloh Menurut Pandangan Ahlu Hadis (Imam Ahmad Ibnu Hambal) Oleh Mokhmmad Fadhil Musyafa’ IAIN Surakarta NIM 173231066 Referensi : Marzuki. 2005. “Ahmad Bin Hambal (Pemikiran Fikih dan Ushul Fikihnya)”. Jurnal Hunafa, Volume 2 (2): 107-118. M, Afrizal. 2013. “Pemahaman Keesaan Allah dalam Teologi Islam”. Jurnal Ushuluddin, Volume XX (2): 115-130. A.        Imam Ahmad Ibnu Hambal Imam Ahmad bin Hambal adalah seorang mujtahid besar, ahli hadis dan ahli fikih, pendiri mazhab Hambal-mazhab keempat dalam khazanah pemikiran fikih Islam Sunni. Nama lengkapnya Abu Abdilah Ahmad bin Muhammad ibn Hambal ibn Hilal ibn Asad Al Syaibaniy al-Bagdady. Dia lebih dikenal dengan sebutan ibn Hambal. Penisbatannya namanya kepada kakeknya bukan kepada ayahnya, mungkin karena kakeknya lebih terkenal daripada ayahnya. Baik dari jalur ayahnya, maupun ibunya, Ahmad berasal dari keturunan Arab Bani Syaibany dari Kabilah Rabi’ah Adnaniyah. (al-Qaththanm ...
Imamah Menurut Ahlus Sunnah Wal Jama’ah Oleh Mokhmmad Fadhil Musyafa’ IAIN Surakarta Sejarah Peradaban Islam NIM 173231066 Referensi : Az-Zaby, Mahmud. 1989. Sunni Yang Sunni. Bandung: Pustaka. Muhammad, Hidayat Nur. 2012. Benteng Ahlussunah Wal Jamaah . Kediri: Nayrul’ilmi Publishing. Musthafa, Khalik Abdul Neveen. 2012. Oposisi Islam. Yogyakarta: LkiS. A.        Imamah Kata imamah sebenarnya sinonim dari kata khilafah. Para pemikir pemikir islam pada umumnya juga memandang kedua tersebut sebagai bentuk dari formulasi deskriptif kepemimpinan dalam islam. Kita melihat Abu Zahrah, misalnya, membahas ‘khilafah’ dan ‘imamah’ layaknya kedua kata tersebut adalah sinonim. Ia mengatakan kalau ‘khilafah’ adalah imamah kubra. Disebut khilafah karena orang yang memegangnya akan menjadi pemimpin besar umat islam pengganti Nabi SAW. Dalam mengatur urusan umat. Adapun disebut Imamah karena seorang khilafah juga disebut imam, karena wajib mentaat...
Iman dan Pelaku Dosa Besar dari Sudut Pandang Mu’tazilah Oleh Mokhammad Fadhil Musyafa’ Sumber : Buku Teologi Islam Konsep Iman antara Mu’tazilah dan Asy’ariyah Karangan Ahmad Muthohar, Cover Berwarna Ungu Diterbitkan oleh Penerbit Teras Tebal Buku 128 halaman Mu’tazilah merupakan suatu paham yang memandang Tuhan sebagai dzat yang tidak memiliki sifat di luar Dzat-Nya. Mu’tazilah sendiri juga mengaku dirinya sebagai ahl al-‘adl wa at-tawhid. Adapun yang menjadi imam dari Mu’tazilah ialah Washil bin Atha’ dan gurunya Hasan al Bashri serta ‘Amr bin ‘Ubaid. Doktrin yang lahir dari pemikiran mu’tazilah yakni al-manzilah bayn al-manzilatain (sebuah posisi diantara dua posisi). Para penganut Mu’tazilah belum dikatakan sebagai jamaah atau pengikutnya sebelum orang tersebut mengakui al-Ushul al-Khamsah (lima ajaran pokok) sebagai dasar pemikiran pemahamannya, yaitu at-tawhid (mengesakan Tuhan), al-adl (keadilan Tuhan), al-wa’ad wa al-wa’id (janji dan ancaman), al manzilah bayn al...